Steam Machines merupakan topik pembicaraan yang masih sangat panas di kalangan gamer hingga saat ini. Mesin berbasis komputer yang dirancang untuk menjalankan Steam OS, sistem operasi yang dibuat khusus untuk memainkan game, diharapkan menjadi masa depan baru dunia game. Berhubungan dengan perangkat gaming tersebut, kami beruntung kedatangan Alienware Alpha, Steam Machines pertama di dunia yang siap menggunakan Steam OS – tentunya setelah sistem operasi itu selesai.
Alienware Alpha pada tahap ini masih menggunakan sistem operasi Windows 8.1. Jadi, tampilan pada layarnya masih sama dengan komputer biasa. Akan tetapi, untuk memberikan kesan console yang menjadi tujuan Steam OS, Alpha memberikan feature yang menarik yaitu Alpha UI. Kegunaan Alpha UI adalah menggantikan tampilan utama di layar menjadi seperti interface di console generasi terbaru. Semua pengendalian menggunakan controller XBOX 360 untuk PC.
Apakah mesin ini cukup kuat untuk memainkan game di Windows 8.1? Sebelum ia menggunakan Steam OS yang dirancang khusus untuk bermain game dan pastinya dioptimalkan jauh lebih baik dari Windows dalam koridor gaming, besar kemungkinan performanya dalam memainkan game akan sedikit menurun. Untuk mengetahui hal tersebut, kami mencoba memainkan beberapa game terbaru di Alienware Alpha. Sebelumnya, berikut konfigurasi hardware yang ada di dalam mesin ini:
- Prosesor: Intel Core i5 4590T
- Memori: 8 GB DDR3
- Graphics: NVIDIA GeForce GTX 860M GDDR5 2GB
- HDD: 1 TB
Program buatan NVIDIA tersebut mampu mendeteksi game yang ada di dalam komputer dan mengoptimalkan setting berdasarkan performa atau kualitas game. Melalui GeForce Experience, kami berharap bisa mendapatkan pengalaman bermain yang tidak terganggu meskipun mengorbankan kualitas tampilan graphic-nya.
Assassin’s Creed Unity
Tanpa bantuan Steam OS, game yang sangat membebani prosesor ini pastinya akan sangat sulit untuk bisa berjalan di setting tinggi. Alasan utamanya tentu saja karena game ini mampu menghasilkan begitu banyak NPC (karakter yang dijalankan komputer) pada satu lokasi. Setidaknya Alpha harus menghasilkan ribuan NPC yang berjalan dan melakukan aktivitas rutin mereka di dalam kota. Berikut permintaan spesifikasi untuk menjalankan game ini:- Prosesor: Intel i7 3770
- Memory: 8 GB
- Graphics Card: NVIDIA GTX780 3GB
- HDD: 50GB
- Resolusi: 1366 x 768
- Environment Quality: Low
- Texture Quality: Low
- Shadow Quality: Low
- Ambient Occlusion: Off
- Antialiasing Quality: Off
- Bloom: On
Satu-satunya hambatan hanya terjadi ketika memulai pertarungan. Kami menemui penurunan kinerja yang cukup besar ketika mulai bertarung. Untungnya, penurunan tersebut tidak sampai sedetik lamanya. Setelah itu, pertarungan kembali berjalan lancar seperti biasa. Penurunan frame rate tersebut paling sering ditemui di daerah dengan banyak NPC. Kami mendapati game berjalan pada sekitar 30 fps ketika bertarung.
Playable?: Game ini dapat berjalan dengan baik pada beragam aspek, ketika berlari bebas maupun navigasi di atas atap. Hanya ketika mulai bertarung saja Alpha terkadang mengalami sedikit penurunan kinerja.
Meskipun Far Cry 4 dan GTA V sama-sama berjenis game open world, tetapi keduanya memiliki beberapa perbedaan yang mampu memengaruhi kinerja komputer. Far Cry 4 menggunakan tema lingkungan yang lebih banyak didominasi hutan dan bukit. Hanya dilihat dari sisi ini saja Alpha akan diperas dayanya, terutama untuk menghasilkan begitu banyak rumput yang bergoyang dan kehidupan yang ada di dalamnya. Berikut spesifikasi yang dibutuhkan untuk memainkan game ini:
Dilihat sekilas, game ini seharusnya dapat berjalan dengan baik di Alpha. Setelah kami menggunakan bantuan GFE, terlihat jelas bahwa ternyata setting yang direkomendasikan dikuasai oleh opsi Low, seperti yang bisa Anda lihat sendiri di screenshot. Ternyata, game ini masih begitu berat untuk bisa dimainkan di setting High.
Ketika kami memainkan game ini, setting tersebut ternyata sangat membantu jalannya permainan. Menurut kami, tampilannya masih sangat baik untuk dinikmati dan tidak begitu terlihat gerigi di tepian luar obyek game akibat mematikan Antialiasing. Semua itu bisa terjadi berkat penggunaan resolusi 1920 x 1080. Semua manuver dalam game, baik ketika berjalan, terbang, maupun berkendara dapat berjalan dengan nyaman di 45 hingga 60 fps. Begitu juga dengan pertarungan yang dapat dinikmati dengan baik.
Playable?: Alpha mampu menjalankan game ini dengan baik meskipun semua opsi setting berada pada Low. Untungnya, tampilannya sendiri tidak begitu terpengaruh berkat penggunaan resolusi yang besar.
0 Response to "PlayTest: Gaming Dengan Steam Machine – Alienware Alpha!"
Post a Comment